RSS

BAGAIMANA DOSA DIAMPUNI ~ Kekuatan Melawan Dosa ~

21 Mar

Tinggal di dalam dosa adalah tindakan bodoh, “Sebab upah dosa ialah maut” (Roma 6:23a) demikian firman Tuhan. Semua agama mengajarkan manusia hidup benar, tetapi karena dosa, tidak satupun manusia dapat hidup dalam kebenaran. Allah berfirman bahwa semua orang telah berbuat DOSA (Roma 3:23). Maka agar manusia dapat hidup dalam kebenaran, manusia harus membereskan dosa-dosanya. Dalam hal mendapatkan pengampunan dosa, semua manusia di dunia ini, apapun kepercayaannya, apakah kepercayaan moderen, kepercayaan animisme, dinamisme, orang atheis, atau kepercayaan nenek moyang apapun, percaya bahwa ada “oknum” pencipta manusia yang berkuasa memberikan pengampunan dosa itu. Tapi walaupun telah percaya akan hal itu, manusia masih saja memiliki dilema dalam mendapatkan pengampunan dosa. Itulah sebabnya masih ada banyak manusia yang menciptakan cara-cara tertentu dalam mendapatkan pengampunan dosa, yang bahkan kadang dilakukan dengan cara-cara yang membahayakan dirinya sendiri. Mengapa ? Karena manusia tidak sadar atau tidak mengerti bahwa dalam hal pengampunan dosa, pencipta adalah pemilik otoritas tunggal; Dan dalam hal proses untuk mendapatkan pengampunan dosa pencipta pula yang menentukan bagaimana cara manusia mendapatkan pengampunan dosa itu. Jadi pengampunan dosa akan menjadi sempurna dalam kehidupan seseorang hanya apabila manusia menyadari kedua hal tersebut di atas; Dengan kata lain pengampunan dosa harus dimulai dari mengenal dengan betul sang pencipta manusia dan melakukan dengan benar petunjuk sang pencipta dalam mendapatkan pengampunan dosa. Sebagai umat kristiani, kita bersyukur bahwa kita mengenal sang pencipta kita, karena DIA telah memperkenalkan dirinya melalui YESUS KRISTUS; Dan sang penciptapun telah menyampaikan dengan sangat jelas cara yang Dia kehendaki agar manusia dapat diampuni dosanya dan memperoleh keselamatan. Kejadian 1:26-27, adalah awal Allah memperkenalkan pribadi-Nya dan menjelaskan asal mula manusia, firman Allah pada ayat ini menjelaskan manusia diciptakan oleh Allah dan manusia mengenal penciptanya sebagai Allah : Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Dengan pernyataan firman Allah tersebut di atas kita menjadi tahu siapa diri kita dan mengenal siapa yang menciptakan kita. Selanjutnya, Allah menentukan dan memberikan petunjuk kepada kita bagaimana mendapatkan pengampunan dosa, dan itu disampaikan-Nya dengan jelas, langsung dan apa adanya sehingga umat-Nya dapat mengerti secara jelas : Allah berfirman : “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.” (Yohanes 3:16-18). “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya.” (Roma 3:25a). “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12). Jadi kita tidak dapat mengatakan bahwa hidup baik atau berbuat baik dapat menyelamatkan kita, karena manusia sudah berdosa sejak Adam jatuh dalam dosa dan karena dosa manusia menjadi tidak sempurna, dan yang tidak sempurna tidak mungkin dapat mendatangkan kebaikan dan kesempurnaan bagi dirinya sendiri. Hanya yang sempurna (YESUS) yang mampu memberikan kebaikan dan kesempurnaan bagi segenap umat manusia (II Timotius 1:9). Hal ini menjelaskan bahwa keselamatan memang tidak dapat diusahakan atau ditentukan oleh manusia; Maka manusia harus melakukan kehendak Allah yaitu melalui Yesus Kristus sebagai satu-satunya jalan keselamatan yang ditentukan oleh Allah (Efesus 1:7-8). Setiap orang yang ingin dosanya diampuni dan ingin hidup dalam kebenaran harus percaya kepada Yesus Kristus; Maka sebesar apapun dosanya pasti akan diampuni, firman-Nya : “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yesaya 1:18). Jadi jangan lagi ragu dan bertanya apakah dosa saya sudah diampuni ? Apakah dosa saya dapat diampuni ? Jangan sekalipun berpikir demikian, karena Allah tidak akan pernah mengingkari (janji) firman-Nya sendiri, jikalau kita sudah melakukan kehendak-Nya maka pasti kita diampuni dan memperoleh apa yang dijanjikan-Nya. Melalui firman-Nya yang jelas, langsung dan apa adanya kita telah mengenal pencipta kita, jangan palingkan wajah kita daripada-Nya, kita juga telah tahu jalan keselamatan yang Allah tentukan juga melalui firman yang disampaikan-Nya dengan jelas, langsung dan apa adanya, maka jangan berbalik dari jalan itu, tetapi ambillah jalan itu; Karena setiap orang yang percaya kepada-Nya dan mau menerima anugerah keselamatan yang diberikan-Nya akan diselamatkan (Roma 5:8-9); Dan bukan itu saja tetapi kepadanya juga akan diberikan kekuatan baru, kekuatan sempurna yang daripada-Nya, yaitu Roh Kudus yang akan menjadikan diri kita mampu untuk melawan DOSA (Yohanes 14:16-17). Setiap orang yang mengenal Yesus dengan benar dan menerima Dia dengan sungguh-sungguh sebagai juruselamat serta taat pada kebenaran yang difirmankan-Nya pasti tidak akan dikalahkan oleh DOSA (Roma 8:1-2). (RYT) “Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.” (Roma 10:3) “Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!” (Roma 13:12) “Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!” (Yakobus 4:7)

(www.holypower.net)

 

Tentang chhannz

Just a simple person who serves the awesome GOD Jesus Christ, Lord of lords, loves us so much.
Leave a comment

Posted by pada Maret 21, 2009 in Renungan

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.